Kamis, 21 Oktober 2010
TEKNOLOGI
Selasa, 12 Oktober 2010
Senin, 06 September 2010
Jumat, 06 Agustus 2010
ngalamun
Minggu, 01 Agustus 2010
gaya hidup pinggiran kota
apa yang dilakukan?????????? ntah lahhhh menjadi suatu kecurigaan bagiku !!!!!
malam makin larut dan dia pun ku lihat sedang bicara dengan temannya beberapa saat kmudian dia pun melangkah bersama teman nya itu , menuju ke bagian dari jembatan tempat diman dia berbicara denga teman nya itu , ku pun semakin curiga ada apa????????
disitu timbul suatu pemikiran negatif di otaku , memang dia dari keluarga yang biasa-biasa saja , waktu pun terus berjalan , ku lihat dia pergi dengan pria kluar dengan kendaran ntah kmna ??????? ku tak tau
Kamis, 29 Juli 2010
Jumat, 09 Juli 2010
Jumat, 04 Juni 2010
pesona hidup
Dari semua tokoh yang saya tahu, Steve Jobs merupakan tokoh yang paling memukau dalam membawakan presentasi dan membuat orang “demam”. Cara presentasinya luar biasa, membuat orang-orang yang menonton antusias sekaligus terkesima. Kemampuan seperti ini belum pernah saya lihat pada cara presentasi orang-orang lain mana pun, termasuk Bill Gates.
Sampai sekarang video presentasi iPhone yang dibawakan Steve Jobs pada bulan Januari 2007 tetap merupakan favorit saya. Saya sudah menontonnya beberapa kali dan tetap terkesima dengan cara presentasi Steve Jobs yang memukau. Sepanjang presentasi itu berkali-kali terdengar sorak dan suitan penonton yang kagum melihat apa yang dibawakan.
Hasil presentasi iPhone juga luar biasa: langsung terjadi demam iPhone di mana-mana. Pameran elektronik terbesar dunia yaitu CES (Consumer Electronic Show) yang berlangsung pada saat bersamaan langsung kehilangan gaungnya.
Demam iPhone terus berlangsung pada saat iPhone diluncurkan tanggal 29 Juni 2007. Pada waktu itu calon pembeli sudah mulai antri sejak tengah malam meskipun penjualan baru dimulai jam 16:00! Jadi mereka rela antri selama 16 jam! Dan Apple melaporkan bahwa dalam 30 jam pertama mereka menjual 270.000 iPhone! Ck…ck…ck… luar biasa.
Pantaslah kalau majalah Forbes memberikan komentar berikut tentang Steve Jobs:
Hailed as “igod” on magazine cover for advent of iPhone—slickest, most-hyped gadget ever… [Steve Jobs is] still coolest tech superstar ever.
gaya hidup
Ada artikel menarik di majalah The New Yorker yang berjudul In the Air. Penulis artikelnya adalah Malcolm Gladwell yang juga merupakan penulis buku The Tipping Point dan Blink. Artikel itu membahas tentang sebuah perusahaan bernama Intellectual Ventures yang bertujuan mencipta ide untuk lalu dipatenkan. Hak paten-nya ini kemudian dilisensikan ke perusahaan-perusahaan dengan harga yang tidak murah.
Saat ini mereka mengajukan tidak kurang dari 500 hak paten setiap tahun, dan kumpulan hak patennya yang disewakan sudah menghasilkan uang puluhan juta dolar. Ingat, mereka sama sekali tidak pernah membuat produk. Pekerjaan mereka hanya berpikir dan menuangkan ide. Perusahaan lainlah yang repot membuat produk sesungguhnya dan memasarkannya. Tapi toh dengan cara ini mereka sudah menjadi jutawan dolar alias miliarder rupiah!
Tentu, tidak mudah mengikuti jejak mereka. Orang-orang yang tergabung di situ kelasnya memang tidak sembarangan. Lihat saja salah satunya: Nathan Myhrvold. Dia ini adalah orang jenius yang sudah menjadi doktor ilmu fisika pada umur 23 tahun, tapi kemudian beralih ke bidang komputer dan menjadi Chief Technology Officer Microsoft (dia akhirnya keluar dari Microsoft tahun 1999). Dia termasuk pendiri Microsoft Research yang berarti dia membawahi semua ilmuwan yang ada di Microsoft. Karena kelas ilmuwan Microsoft sudah tidak perlu diragukan lagi, bisa dibayangkan orang sekelas apa Nathan Myhrvold itu.
Orang hebat memang bisa jadi miliarder cukup dengan mencipta ide.